Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 September 2009

muka loe muka tembok yachh???

emmhhh..........
Sudah lama gw gak nulis ini blog. Yach abis lumayan sibuk-sibuknya sama tugas kuliah yang hampir bikin gw botak mikir tu tugas(hehe..lebay yach!!).

Oke dari mana dulu yach mulai ceritanya??? abiz nulis ini blog gw lagi pengen ngelanjutin tidur gw tapi gak bisa dikarenakan saya terlalu banyak makan sehingga kekenyangan(dengan kata lain bunting nasi..hoho).

Oo...iya gw tahu harus cerita apaan....(???lg mikir..hehe).
Cerita itu dimulai dengan kambuhnya penyakit malas gw buat "back to home" bahasa latin'x......hohoho(ngarang aza lo toe!!).
Karena penyakit gw di atas kambuh, akhirnya gw pergi ke rumah temen gw yang rumahnya sekitar 300 meter dari kampus gw(yang pasti sih deketan rumah dy dari rumah tempat gw tinggal,hehe).

Nah setibanya gw di rumah itu anak (temen gw namanya keseringan dipanggil vivin coalnya dia kaga mau dipanggil nama aslinya alias si "Viny"...hoho). Lanjut dengan bencana yang gw bilang tadi, awalnya sih gw asyik-asyik aza tuh ngomong sama si "vivin" ini. Nah beberapa saat kemudian muncul tuh dari otak kecil gw buat pergi ke pasar ramadhan (soalnya lagi bulan puasa) dan gw utarankan buat si vivin. Dan yang membuat tuh rencana menjadi beneran dilakuin gara-gara si vivin juga setuju sama usul gw tersebut(kacau yach,salah satu contoh mempengaruhi orang,gkgk). Akhirnya gw sama si vivin pun sepakat mau pergi namun sebelumnya si anak ini nyempetin dulu buat nyuci piring yang kotor. Disinilah datang tuh si "Muka Tembok"...hehe(nama yang gw kasih sama temennya dari temen gw si vivin yang gak tahu malu).

Dari kejauhan pun terdengar suara tuh si "MuTem alias Muka Tembok" sedang memanggil nama si vivin dan sampai akhirnya dia bincang-bincang sebentar sama si vivin teman gw(yang lagi asyik bergulat sama cucian piringnya yang pada numpuk..haha). Nah waktu si vivin ini udah selesai nyuci akhirnya kami dua mau ke rencana yang udah jadi planning tadi, yaitu pergi ke pasar ramadhan.
Nah waktu kami mau pergi, ternyata si "MuTem" ini juga mau ikut kami pergi. Yang bikin susahnya lagi sih ternyata dia mau nebeng. Masa kami pergi pake motor dengan awaknya tiga orang sih?? yach gak mungkinlah, iyakan??hoho(bukannya kami pelit juga sih). Karena kami dua vivin baik hati dan yang terutama itu gw...akhirnya gw akhirnya minjamin buat dia motor gw. Awalnya sih gw ihklas banget minjamin tuh motor gw tapi dikarenakan waktu di jalan ketika kami lagi di tengah-tengah jalan tersebut tiba-tiba si "MuTem" ini berhenti sebentar (pikir gw sih???).Ehh....ternyata...............
bikin gw naik darah...masa dia berhenti gak liat-liat kami dua(vivin teman gw) itu yang sudah lumayan jauh ninggalin dia. Gw sih g masalah kalau itu orang udah kenal gw dua atau sampe tiga hari yach,.Nah kalau yang ini 24 jam aza gak nyampe manalah mungkin gw bisa percaya gitu aza buat minjamin motor gw yang di bawa sama itu orang.
Ehh...omong punya omong sama sohib gw (si vivin tadi) ternyata itu orang emang gak tahu muka banget kalau udah pake barang orang. Yach jelaslah gw tambah was-was dung...hoho!!
Dan kejengkelan gw di tambah dengan berani aza itu orang bawa-bawa cewe pake motor gw lagi...pikir gw koq orang ini gak mikir-mikir yach???motor punya siape pemiliknya siape???ape punya nenek moyang loe??!!(hehe..sama aze yee punya sama pemilik!!). Dan dari situlah akhirnya muncul nama buat dia yaitu si "MuTem alias Muka Tembok",gkgk.(jahat banget yach ketawanya...).
Mungkin lain kali gw gak usah terlalu baik hati kali yach.................hehe^^.

Dan setelah dia sudah membawa itu cewe kami pun pergi ke pasar ramadhan. Dan sesampai di sana tau g loe apa yang dia bilang lagi???
"Aduh...uang gw ketinggalan...."(keduubraaagg!!!), Mati aza loe sekalian abiz udah tau kita-kita pergi ke pasar tapi malah gak bawa uang....
Dan akhirnya dia cuma mengantarkan kami dan dia cuma nemenin temen cewe yang si "MuTem" tadi bawa pake motor gw....sekalian aza jadi tukang ojek(hehe...iyakan??!!). Hingga akhirnya kami pulang setelah puas mengitari pasar tersebut dan sekalian ngerjain itu orang biar ikut jalan kemana kami perginya(kapok-kapok loe ikut kami jalan!!haha).

Yach udah dech...mungkin lain kali lagi cerita yang lainnya.
okay bye-bye n GBu aLL....^^

Jumat, 05 Juni 2009

"Anak Ayam Ngacir dari Planet SuakaMargaSatwa_<"

Ini cerita tenteng kehidupan yang dikelilingin ama orang-orang yang pada gokil n g bisa di ucapkan ama kata-kata. Di suatui hari, gw ama temen-temen q\gw yang lain punyaplanning lo kita-kita mau refreshing ke suatu tempat. Saat ide itu muncul sih gw langsung tu nyambar ide tersebut kaya ikan yang lagi kelaparan yaitu langsung mau ikut jalan-jalan...hehe_<
Soalnya rasa-rasa kepala gw yang indah n bau pantene ini (naecizz abiizzz!!!) mo pecah gara-gara hampir kebanyakan sampe gak bisa menampung pelajaran yang diberikan dosen ke gw (emank air pake ditampung-tampung segala lalu disimpan di beskom lalu di lempar..brakk..brikk..brukk..pecah dech tuh ember_hehe_<). Mungkin gak sampe segitunya lagi.
Gw n sohib gw eva sich semangat-semangat azah dengerin tuh planning selagi kami lagi penat jadi butuh refreshing buat refreshing otak bentar(yach..agap az kaya orang yang punya penyakit leukimia yang harus cuci darah gara-gara tu penyakit_hikkzz). Kayanya planning tersebut bener dilaksanain ama temen-temen gw yang ternyata terbukti dengan adanya mereka dengan rasa yang kejam dan jahanam dan juga penuh rasa yang mengguncang jantung hampir copot mereka meniggalkan kami bertiga yaitu gw, eva, dan k'dedi dalam perjalanan menuju kota margasatwa tersebut yaitu kum-kum (marikum_gkgk)tanpa adanya satu pun informasi ataupun message di handphone kami bertiga (sangatlah kejam...hikzz). Dimana kami bertiga harus mengejar ilmu kami setinggi langit lo bisa ampe luar angkasa...mereka telah meniggalkan yang baru saja menyelesaikan misi kami tersebut.haha_<
Akhirnya dengan kompromi astronot yang begitu matang hingga kami dapat menggapai tempat planet yang dituju yaitu "Planet suakamargasatwa" memutuskan untuk lepas landas dari kampus menuju tempat tersebut.
Dan dalam waktu yang hanya 10 menit/km/jam kami mencapai yang namanya tu planet yang lebih dikenal dengan nama Kum-kum.
Disinilah mulainya sutu peristiwa yang buat gokil abiz dimana pertama-tama kami bertiga memanggil tuh induk dari planning untuk keluar menuju parkiran untuk membayar tiket konser menyaksikan aneka ragam marga satwa di planet kum-kum tersebut. Dan setelah inilah akan terjadinya suatu kejadian itu dimana setelah kami hampir menyelesaikan misi penelitian di planet tersebut datanglah kearoganisme-hiperaktifnya seorang dari teman kami yang membuat suatu bencana bagi semua pada saat itu yaitu dengan kelakuannya yang sangat-sangat buruk telah menghacurkan derajat sebagian dari kelompok anak ayam yang telah hampir mati tercekik oleh penjaga alias hansip tuh planet(mank pernah dengar di kum-kum ada hansip yach_??hehe). Tapi dengan keberuntungannya, gerombolan anak ayam yang hampir mati hanya oleh kelakuan satu anak ayam tersebut melakukan aksi....yaitu aksi nyacir dari tu planet SuakaMargaSatwa_<.........hahaha(ketawa setan).
jadi gak ketahuan dech ada bencana yang telah menanti tuh planet...hehehe>_<

Minggu, 17 Mei 2009

cerpen alias cerita pendek^

Di suatu hari terdapat seorang anak perempuan yang hidup sebatang kara(sebatang pohon mungkin yach,hehehe). Ia sangat dalam kesusahan setelah kedua orang tuanya meninggalkannya 3 tahun yang lalu(cedih,hikz!!). Namun ia adalah seorang wanita yang tegar(walaupun di timpa batu eh maksudnya musibah,gkgk). Dia tidak pernah mengeluh akan keadaannya yang sekarang tidak bisa seperti keadaannya saat bersama kedua orang tuanya(yach walaupun terkadang manusia suka mengeluh.,hoho). Ia mencoba melakukan hal-hal kecil sehingga menjadi terbiasa akan hal itu. Setelah itu ia mencoba hal-hal yang mulai menanjak kesulitannya(sesulit apapun pasti ada jalan keluarnya,hihi). Namun dia memang seorang yang pantang menyerah sehingga ia mulai terbiasa lagi melakukan hal itu. Sudah dua tahap yang dapat ia lewatkan dengan penuh perjuangan dan kesabaran(namun perjuangan tidaklah mudah). Lalu ia berpikir “sekarang aku sudah dapat melewati berbagai kesulitan itu sampai kesulitan yang memang terasa berat untukku pikul(berat dpikul tambah berat dijinjing,gkgk). Ia merenung sejenak (beberapa menit pun berlalu) sehingga dia dapat melanjutkan apa yang telah ia perjuangkan saat ini”. Dia pun bertekad untuk melanjutkan hidupnya dimana terdapat masalah yang lebih rumit yang hingga membuat dirinya merasakan suatu keluhan dalam hatinya ”mengapa aku sangat sulit memecahkan masalah yang satu ini?”(dimana kita terkadang harus mempunyai tekad yang kuat).

Beberapa hari pun berlalu hingga dia dapat merenungkan lagi apa yang sebenarnya salah pada akar permasalahan yang telah ia hadapi saat sekarang ini. Namun seberapa pun usaha yang telah ia lakukan, ia tidak mendapatkan suatu solusi dari masalah yang telah ia hadapi saat itu. Detik berganti detik, menit berganti menit, jam berganti jam, hari berganti hari dan bulan berganti bulan (namun rasanya kata-kata ini terlalu lebai yach,hehe) namun tetap apa masalah yang telah ada dalam kehidupannya itu dia tidak mendapatkan suatu solusi bagi dirinya. Karena ia sudah tidak mampu lagi memendam masalah itu akhirnya menceritakan kepada orang terdekatnya(terkadang kita membutuhkan saran dari orang terdekat kita). Dan teman karibnya tersebut juga tidak berani menyimpulkan masalah yang telah dihadapi temannya itu untuk memberikan suatu solusi yang baik baginya. Sekarang ia mulai putus asa akan ketegarannya yang dulu dimana ia mampu menjalani dan menghadapi apapun yang telah ia lalui di masa yang lalu saat meninggalkannya kedua orang tuanya. Dalam hatinya merintih kemana dirinya yang dulu dapat menjadi orang yang lebih baik.

Hingga akhirnya iya menyerahkan masalah yang ia hadapi dengan membagikannya kepada seorang pendeta yang melayani di gereja. Dimana mereka tidak sengaja bertemu saat pendeta tersebut sedang melayani sebuah gereja. Saat pendeta ini memberikan dia saran ia memahami dan mencerna apa saran yang telah disampaikan oleh pendeta tersebut. Ia pun memulai kehidupannya seperti yang di sarankan oleh seorang pendeta tersebut. Dimana ia mulai merasakan sesuatu yang lebih meringankan dari semua yang ia rasakan dalam kehidupannya selama ini. Hingga ia sekarang dapat merasakan sebuah keharmonisan dalam hidupnya berkat perjuangan yang telah ia tempuh selama ini yang membuat dia dapat merasakan kehidupan yang bahagia baik secara rohani maupun secara jasmani.

Dari petikan cerpen diatas dapat di simpulkan jika kita hidup tidak dapat hanya dengan kekuatan kita sendiri namun juga dengan kekuatan dari orang yang terdekat dengan kita dan yang paling utama adalah kekuatan dari Tuhan kita yang telah memberikan kita kekuatan dan Dia tidak pernah meninggalkan orang sedang dalam kesusahan. Seperti yang ada dalam nast alkitab yang mengatakan jika kita mengetuk pintu maka pintu itu akan dibukakan kepadamu. Walau sesulit apapun masalahnya jika kita menyerahkan semuanya kepada Tuhan pasti Tuhan akan menunjukkan bagaimana jalan yang harus kita tempuh pada kehidupan yang kita jalani.

Template by:
Free Blog Templates